Translate

Kamis, 15 Februari 2018

Sebuah Puisi Tak Berjudul


Tak Berjudul
(deyy)

Apa yang dirindukan setelah kekeringan?
Tetesan hujan merupakan dambaan
Aroma tanah menguap menimbulkan kesejukan
Angin mulai berhembus manis
Perlahan namun pasti rintikan air mata awan jatuh menggetarkan bumi
Seakan tak mau kalah
Hati ini pun mengikuti irama hujan
Seketika semua terjatuh diiringi bayang-bayang kehidupan
Sungguh menyenangkan dan membawa kelegaan
Namun tercampur kekecewaan dan penyesalan
Menenangkan karena yang ditunggu telah datang
Menyakitkan karena yang terjadi tidak sesuai harapan
Terdapat banyak kesalahan
Bahkan hujan gerimis pun membuat basah
Apalagi badai dan angin kencang
Namun semua harus tetap berjalan, bukan?
Seperti hujan yang hanya singgah untuk sementara menyapa manusia di bumi
Samapi berjumpa dilain kesempatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar