Translate

Minggu, 01 Januari 2017

PUISI RINDU

Rindu, Kamu
(deyy)

Singkat bak badai yang berhembus dengan kekuatan tinggi
Namun gemuruh suaranya seperti desiran angin laut yang selalu minta untuk dirindu
Sentuhan lembut tingkahnya melalui sorotan mata yang malu tapi mau
Mengapa matahari tergesa-gesa menggantikan bulan kala itu?
Mengapa waktu tak berhenti saja pada jarum diangka itu?
Membiarkan tubuhanya pulang pada pelabuhan yang sebenarnya sungguh menggoreskan rindu nan dalam
Selepasnya hanya bersua melalui pesan-pesan semu tak sarat arti
Tak puas jika tidak bertukar tutur suara yang hangat ditelinga
Katanya tak akan jenuh. Benarkah?
Seperti ini jadinya malah aku yang mengukirkan harap cemas atasmu
Disana pasti banyak permata dan berlian yang jauh lebih indah
Tapi bisakah tak tergoda akan solek kemilau lainnya?
Bisakah kita selamanya? Setidaknya coba saja hingga benar takdir yang mematahkan
Kembalilah karena itu akan melegakan

Pijaklah lagi tanah istimewa ini.

Puisi Hidup

Kata Jahat
( karya: Deyy )

Bagaimana baiknya?
Bukan kuasa manusia mengendalikan watak jiwa yang lainnya
Mereka berpolah sesuai dasar dari benaknya
Terkadang sadar terkadang tak sadar
Berbicara seolah ucapan yang paling benar
Berteriak lantang untuk membuat yang lain diam hanya untuk kepentingan diri seorang
Mengucap kasar bak tak ada hati yang terluka
Manusia sering tak bercermin
Melenggak maju menepis sekitar
Berharap dunia berputar hanya untuknya
Menarik paksa agar atmosfer melapisi tubuhnya saja
Mencitra peduli sesama tapi kata-kata menusuk manis kedalam dada
Semua bisa pudar karena satu penggal kata jahat
Tak bisakah diam saja?






Sebuah Puisi

Begitukah Adanya?
(Deyy)

Menduga apa yang ada dibenak jiwa
Mencari fakta yang dirasanya begitu nyata
Membentuk persepsi sesuai pola pikirnya
Menarik garis simpulan seenaknya saja
Menciptakan sudut pandang picik mengenai suatu perkara
Mulai menjauh dari peredaran dunia
Pikirnya massa tak ada dipihaknya
Merasa jeritan hati tak terdengar wujudnya
Merasa gagasan pikir tak terjamah sekitarnya
Tak bisa begitu jalan mainnya!
Tak harus sesuai dengan apa yang ada dibayangnya
Rasa iri dialihkan jadi rasa benci
Seolah derita  hanya ada dalam bayangnya
Tak adil bagi mereka yang menjadi korban kebengisan pola pikir egois
Usia tak jadikan dewasa
Tambah tua tak tambah bijaksana
Begitukah adanya?
Sifat dasar manusia.



                                                                                                            

DIAM

DIAM
(deyy)

Ketika diam menjadi sebuah pilihan
Dengan diam mampu mengamati sekitar
Mampu menilai mana yang tulus mana yang modus
Disaat yang lain berputar aku memilih berhenti dan mempelajari
Menunggu saat yang tepat untuk masuk dan melebur
Yang terpenting tau pola dan pergerakan
Mampu menempatkan posisi dimana harus bertransmisi
Disaat diam bukan berarti tak berbuat apa-apa
Mulai membangun pondasi namun tak perlu hirarki
Tak semua hal bisa selasai dengan penjelasan
Karena kebanyakan orang tak mau tau dengan alasan
Makanya aku memilih diam
Membiarkan waktu yang mengatasi segala perihal
Diam dan Waktu sebuah kombinasi obat penawar sakit hati
Diam bukan wujud ketidakpedulian
Terkadang disaat yang lain sibuk melakukan pencitraan
Yang diam justru berfikir mencari solusi
Diam bukan diam yang pasif
Namun aktif dengan sudut pandang yang lain