Kenapa manusia
sering kali mengira-ngira apa yang sebetulnya tidak mereka ketahui sama sekali.
Berdalih mengumpulkan fakta dan
berspekulasi kemudian menarik kesimpulan berdasar pengalaman pribadi serta
sudut pandang tak bertanggung jawab yang sebenarnya hanya refleksi kedengkian
hati. Benar, tak ada yang salah dengan semua itu. Tapi kemudian menjadi sedikit
rusuh ketika hasil analisa tak berdata di umbar kesana kemari dari mulut ke
mulut menebar benci pada satu obyek yang menurut mereka salah hanya berdasar
prakira dan praduga tak masuk akal. Sudah menjadi dasar manusia ketika mereka
seringkali terombang ambing oleh suara hati dan pikiran yang bertolak belakang
dengan realita hidup yang ada. Seharusnya mereka sibuk perihal memperbaiki diri
sendiri yang selalu jauh dari sempurna karena memang begitulah adanya, bukan
malah lari kesana kemari mencari-cari buruknya orang-orang yang mereka anggap musuh.
Usia tak pernah
menjamin kedewasaan seorang manusia. Semua tergantung pada keputusan mereka,
memilih menjadi balita atau manusia seutuhnya. Jangan apa-apa dibawa rasa lalu
menjauhi realita.
Sering kali manusia
lupa, apa yang sudah mereka simpulkan sebagai penjahat maka melalui sudut
pandang mereka itu akan selamanya menjadi jahat. Untuk itu dibutuhkan pikiran yang
terbuka, hati yang lapang dada, dan otak yang cerdas untuk tidak menerka
apa-apa hanya berdasar perasaan iri semata. Hati yang bersih akan menuntun kita
pada hal-hal yang mebuat kita ikhlas dan sabar terhadap segala perlakuan.
Pikiran yang terbuka dapat membuat kita menerima setiap perbedaan sekalipun itu
tidak sesuai dengan prinsip hidup kita. Otak yang cerdas tentu menggiring kita
pada analisa-analisa yang akurat tanpa terbawa perasaan yang mendalam. Ingat,
orang cerdas tidak akan menertawakan orang lain karena berbeda dengan kita.
Karena perbedaan bukan bahan bercandaan.
Apa yang menurutmu
paling mengganggu? Apa yang menurutku paling mengganggu? Adalah seseorang yang
membicarakan kejelekan teman sendiri kepada teman yang lainnya. Hei, jangan
menghasutku dalam masalah hati mu yang diselubungi rasa benci dan iri. Sekali
dia mampu berucap kelemahan temannya padamu, bukan berarti dia tidak bisa
melakukan itu pada mu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar